google translate

Konferensi Pers JDP Papua PDF Cetak E-mail
Siaran Pers
Kamis, 13 Maret 2014 11:43

MURIDAN: TOKOH PERDAMAIAN PAPUA

 

Kami keluarga besar Jaringan Damai Papua (JDP), baik anggota, simpatisan, maupun pendukung JDP, menyampaikan rasa duka dan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya Bapak Dr. Muridan Sastro Widjojo, Koodinator JDP di Jakarta, pada hari Jum'at, tanggal 7 Maret 2014, Pkl.14.07 WIB di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Depok-Jawa Barat.

 

Kami merasa kehilangan seorang tokoh perdamaian Papua. Pak muridan tidak bisa dipisahkan dari perjuangan demi perdamaian di Tanah Papua. Dia memperjuangkan perdamaian Papua bukan karena dia orang Papua atau karena hidup di Tanah Papua. Bukan juga demi mengumpulkan harta, atau mengejar jabatan politik tertentu. Dia bekerja bukan mencari sesuap nasi. Dia tidak pernah meminta pengakuan atas karyanya bagi Papua. Dia juga tidak pernah mengemis kepercayaan terhadap dirinya. Sekalipun dia bukan orang Papua dan tidak hidup di Tanah Papua, dia melibatkan diri dalam upaya menciptakan perdamaian di Papua, secara suka rela, tanpa paksaan dan tekanan, dengan motivasi yang luhur dan murni, dan demi tujuan yang mulia. Dia hanya ingin agar semua orang yang hidup di Tanah Papua mengalami perdamaian dan untuk itu masalah Papua diselesaikan juga secara damai yakni melalui dialog Jakarta-Papua. Demi perdamaian Papua, dia bersedia bertemu dan berdiskusi dimana saja, kapan saja, dan dengan siapa saja.

 

Karena motivasinya yang murni dan tujuannya yang luhur, maka dia telah berhasil menghadapi dan mengalahkan segala tuduhan yang tidak benar, tekanan, dan ancaman dari berbagai pihak terkait perjuangannya demi perdamaian. Dia memperjuangkan perdamaian ini secara konsisten, baik waktu sehat maupun waktu sakit. Bekerja secara konsisten dengan motivasi dan tujuan yang mulia, banyak pihak, pada akhirnya, mengakui kemurnian perjuangannya, kebesaran hatinya, dan dalamnya komitmen pribadi dalam bekerja demi Papua.

 

Dia tidak akan hadir secara fisik bersama kami. Tetapi semangatnya akan terus bersama kami dan menjadi kekuatan bagi kami. Dia telah pergi, tetapi perjuangannya tidak akan berakhir. Kami akan memperingati hidup dan karyanya, pengorbanannya, serta perjuangannya, dengan cara melanjutkan perjuangan yang telah dia mulai hingga akhir hayatnya yakni menciptakan Papua Tanah Damai melalui dialog antara penduduk Papua dan dialog Jakarta-Papua. Dalam waktu dekat ini keluarga besar JDP akan melakukan tiga kegiatan berkaitan dengan meninggalnya Dr Muridan.

 

Pertama, dalam rangka memperingati tujuh hari meninggalnya Pak Muridan, JDP akan menyelenggarakan doa dan refleksi tentang pengalaman hidup bersama Pak Muridan, tgl 14/3. Kami akan mengundang semua orang yang mengenal Pak Muridan, pribadinya, karyanya, perjuangannya, untuk berbagi pelajaran yang diperoleh ketika berkenalan dan bekerja bersama dia.

 

Kedua, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahunnya yang ke 47, 4/4, JDP akan menyelenggarakan seminar tentang arti kehadiran dan hidup seorang Muridan bagi Papua selama 47 tahun. Dalam pertemuan ini, sumbangan pak Muridan bagi Papua akan digali, dan dipresentasikan. Kegiatan ini akan dilaksanakan untuk memperlihatkan karya-karya yang Pak Muridan sumbangkan demi kemajuan dan perdamaian di Tanah Papua.

 

Ketiga, dalam rangka memperingati 40 hari meninggalnya Pak Muridan, JDP akan mengadakan diskusi publik menyangkut pemikiran Pak Muridan tentang Dialog Jakarta-Papua. Kami ingin menggali konsep dialog menurut pandangan pak Muridan, dan nilai-nilai yang mendasari perjuangannya tentang dialog demi perdamaian. Kami akan lihat juga kegiatan-kegiatan lain yang bisa kami laksanakan di kemudian hari. Melalui semua kegiatan ini, Pak Muridan akan terus hadir bersama kami. Dia akan terus menjadi inspirator dan animator bagi keluarga besar JDP dan semua orang yang memperjuangkan perdamaian melalui dialog di Bumi Cenderawasih ini.

 

Jayapura 12 Maret 2014

Konferensi Pers JDP Papua