google translate

Pemerintah Diminta Bentuk Forum Dialog Papua PDF Cetak E-mail
Rabu, 01 Juli 2015 17:06

Jakarta - Komunitas Relawan yang tergabung dalam Relawan Arus Bawah Jokowi (ABJ) meminta kepada pemerintah membentuk dialog Jakarta-Papua, untuk menyelesaikan polemik di Tanah Papua.

Ketua Umum ABJ, Veldy Reynold mengatakan, resolusi penyelesaian masalah Papua harus bisa segera dirumuskan dengan cepat, tepat dan cermat. Sehingga dibutuhkan kerjasama semua stakeholder agar dialog warga Papua dapat tercipta.

"Pemerintah harus membentuk dialog daripada harus mendiamkan masalah yang tak kunjung selesai, atau justru merperkeruh masalah dengan membuat pernyataan yang dapat memancing kemarahan banyak orang," katanya di Jakarta, Selasa (30/6/2015).

Menurut dia, para stakeholder harus membangun kesepahaman komprehensif atas kondisi Papua saat ini satu sama lain. Sehingga tidak ada lagi kekerasan harus terjadi dan korban harus berjatuhan ketika membuat suatu kebijakan.

Sementara pengamat politik Nico Harjanto menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) memang harus melakukan pendekatan atau kebijakan yang berbeda untuk masyarakat Papua. Karena, memang seharusnya dalam sebuah negara yang demokratis sudah tidak ada lagi tahanan politik.

"Pendekatan dialog yang dilakukan oleh Presiden terhadap rakyat Papua ketika membebaskan lima tahanan politik asal papua memang sudah tepat," ujarnya.

Menurutnya, pendekatan-pendekatan ini tentu membawa harapan bagi rakyat sehingga pemerintah diharapkan mendengar dan masyarakat juga dapat bersuara.

"Oleh karena itu, pemerintah harus segera menyelenggarakan Dialog Papua-Jakarta yang efektif dan punya tujuan yang konkret," tandasnya.

 

Sumber: http://nasional.inilah.com/read/detail/2218316/pemerintah-diminta-bentuk-forum-dialog-papua#sthash.svlvHpwW.dpuf

Pemerintah Diminta Bentuk Forum Dialog Papua