google translate

Selamatkan anak-anak Papua, Gereja siap bentuk tim pencari fakta PDF Cetak E-mail
Jumat, 11 Mei 2018 14:25

Sorong,- Komisi ekonomi, sosial, dan budaya (Eksosbud) dalam Konferensi Gereja dan Masyarakat (KGM) V merekomendasikan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) dan Gereja-gereja di Tanah Papua (PGGP), membentuk tim pencari fakta dalam upaya menyelamatkan anak-akan asli Papua yang dibawa keluar Tanah Papua.

Komisi Eksosbud yang diketuai oleh Markus Mirino ini, merumuskan rekomendasi kepada Pemerintah Pusat, pemerintah daerah, PGI, PGI wilayah dan kepada Dewan Adat Papua (DAP).

Sejumlah poin rekomendasi yang diberikan kepada pemerintah pusat diantaranya Pemerintah RI menyatakan permintaan maaf dan menyelesaikan segala bentuk kekerasan pelanggaran HAM yang dialami masyarakat Papua di masa lalu sebagai sebuah jalan menuju rekonsiliasi, melakukan pertemuan para pihak dalam rangka membuka dialog Papua-Jakarta untuk menyelesaikan berbagai permasalahan di Papua dan bukan sebuah dialog yang direkayasa, serta melakukan penindakan keras atas tindakan pidana korupsi yang dilakukan oleh pejabat di Papua maupun pihak-pihak lain yang merugikan masyarakat di Tanah Papua.

Sementara itu, rekomendasi kepada pemeritah daerah di antaranya pemerintah daerah segera membuat database penduduk di Tanah Papua berbasis masyarakat adat, membuat regulasi atau perda tentang hutan dan tanah adat atas pengakuan msyarakat adat Papua, mencabut berbagai izin penguasaan dan pengelolaan sumber daya alam (SDA) yang dilakukan dengan merampas tanah adat OAP, dan merawat keharmonisan relasi antar umat beragama di Tanah Papua dengan menggagalkan oknum-oknum yang dapat memicu konflik umat beragama di Tanah Papua.

Sementara itu, perwakilan Gereja Katolik di Tanah Papua, Hardus Desa, menambahkan seluruh rumusan hasil dalam KGM ini berangkat dari presepsi dan pemahaman yang benar dari macam-macam orang yang harus disatukan terutama dari pimpinan-pimpinan Gereja.

"Pimpinan gereja harus berkoordinasi dan komunikasi juga bagaimana mereka memimpin umatnya untuk mengetahui hasil KGM ini untuk dikawal bersama-sama," ujarnya. (*)

 

Sumber: Tabloid jubi

Selamatkan anak-anak Papua, Gereja siap bentuk tim pencari fakta