Isu Papua akan Dibahas Oleh Komisioner Tinggi HAM PBB Cetak
Minggu, 18 Maret 2018 12:22

Masalah hak asasi manusia (HAM) di Papua mendapat sorotan tinggi dari masyarakat internasional. Hal ini pula yang akan menjadi salah satu pembahasan oleh Komisioner Tinggi HAM PBB, Zeid Ra'ad Al Hussein yang akan berkunjung ke Indonesia pekan depan.

"Papua pasti akan menjadi salah satu isu yang diangkat dalam pertemuannya dengan para Menteri Kabinet. Kita sudah persiapkan itu," ujar Direktur HAM Kementerian Luar Negeri Dicky Komar, dalam jumpa pers di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Selasa 30 Januari 2018.

Isu HAM di Indonesia sudah menjadi perhatian Hussein. Dia bahkan pernah menyampaikan surat kepada Menteri Luar Negeri Retno Marsudi pada 2016 lalu.

"Suratnya kala itu terkait dengan pelaksanaan hukuman mati di Indonesia," imbuh Dicky.

Pada pembukaan Dewan HAM PBB sesi ke-29 di 2015, Hussein juga menyampaikan perhatian mengenai kondisi di Papua. Dia mendorong penyelesaian masalah yang ada melalui rekonsiliasi dan dialog dengan rakyat Papua.

Kedatangannya ke Indonesia merupakan inisiatif Pemerintah Indonesia. Pemerintah mengundang dia untuk bisa saling berbagi mengenai kemajuan dan tantangan penegakan HAM di Tanah Air.

"Kedatangannya bukan untuk meninjau, karena bukan wewenangnya, melainkan untuk kerja sama," tukas Dicky.

Dengan kedatangannya ini, dunia diharapkan melihat betapa Indonesia terbuka, bahkan untuk isu HAM.

"Tak ada rekor sempurna soal HAM di berbagai negara. Selain tantangan, kita akan tunjukkan progress yang kita punya dan sudah jelas," serunya.

Kunjungan Komisioner Tinggi HAM ini bukan yang pertama bagi Indonesia. Sebelumnya, dua Komisioner Tinggi HAM Navi Pillay dan Marry Robinson juga berkunjung ke Indonesia.

Selama di Jakarta, Hussein akan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin, Kapolri Tito Karnavian, Jaksa Agung Prasetyo, dan Menteri Koordinator Maritim Luhut Binsar Pandjaitan, serta wakil Komisi III DPR RI.

Tak hanya itu, Hussein dijadwalkan juga melakukan courtesy call dengan Presiden Joko Widodo.

Hussein juga akan melakukan pertemuan dengan Komisi Nasional HAM (Komnas HAM) dan sejumlah komisi HAM lainnya. Pangeran Yordania ini juga akan bertemu dengan para penggiat hak dan perwakilan kelompok Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

 

Sumber :  MetroTV

Isu Papua akan Dibahas Oleh Komisioner Tinggi HAM PBB